3 Skandal Poker Online Terbesar yang Pernah Terjadi

Semua orang pasti menyukai sebuah skandal dan begitu juga pada dunia poker. Sementara ini kita semua sering mendengar tentang pemenang dari turnamen atau inovasi dalam permainan, namun skandal dalam dunia poker cenderung mendapatkan perhatian lebih besar. Beberapa orang menyukai drama, dan yang lain terpesona oleh  permainan. Selalu akan ada drama dan skandal dalam dunia poker. Di bawah ini telah kami susun daftar skandal poker terbesar dalam satu dekade terakhir.

  1. Skandal Superuser UltimateBet

Mungkin ini adalah kasus kecurangan perjudian online yang paling terkenal dalam sejarah poker online, skandal ini terjadi pada September 2007 ketika para pemainnya mulai menuduh situs tersebut memiliki akun superuser. Akun-akun ini bisa melihat kartu pemain lain. Sejarah untuk akun POTRIPPER yang terkenal membuktikan adanya akun semacam itu. Situs tersebut akhirnya mengakui bahwa terdapat akun semacam itu Dan membayar lebih dari $ 1,6 juta untuk pemain serta membayar denda jalam jumlah besar.

UltimateBet memiliki dugaan serupa yang dimulai pada Januari 2008 setelah aktivitas mencurigakan dilaporkan dari akun “NioNio.” Setelah penyelidikan, ditemukan bahwa kecurangan telah terjadi sejak Januari 2005 hingga Desember 2007. The Kahnawake Gaming Commission melakukan penyelidikan menyeluruh dan menetapkan bahwa dalang utama di balik skandal kecurangan di UltimateBet adalah Russ Hamilton (juara WSOP Main Event 2014). Dan perbuatannya merugikan UltimateBet lebih dari $ 22 juta. Hamilton bahkan mengaku menipu pemain lain lebih dari jutaan dollar. Sampai saat ini, Hamilton tidak berusaha untuk membayar kembali uang yang dicurinya. Dia telah diblacklist dari dunia poker dan hanya terlihat beberapa kali bermain poker sejak saat itu.

3 Skandal Poker Online Terbesar yang Pernah Terjadi

  1. Skandal Black Friday

Hampir semua orang mengetahui skandal ini. Pada 11 April 2011, Departemen Kehakiman AS mendakwa PokerStars, Full Tilt Poker, dan Absolute Poker tentang pelanggaran UIGEA dan pengoperasian bisnis perjudian ilegal. Sebelas orang terdakwa disebutkan sebagai bagian dari dakwaan itu.Dua dari tiga situs bangkrut dalam bisnisnya karena Black Friday. Perusahaan induk Absolute Poker mengajukan kebangkrutan dan belum terdengar lagi. Full Tilt membakar habis hampir $ 400 juta dalam deposit.

Satu-satunya perusahaan yang membayar pemain mereka adalah PokerStars. Kemudian, PokerStars menetap dengan DOJ seharga $ 731 juta. Sebagai bagian dari penyelesaian itu, mereka menerima aset dari Full Tilt Poker dan setuju untuk membayar pemain Full Tilt’s ROW. Pemain Amerika harus mengajukan penggantian uang melalui DOJ. Dunia poker online global telah berubah sejak hari itu. Banyak pemain kehilangan mata pencaharian mereka atau terpaksa mengubah jalur karier mereka. Beberapa orang bahkan kehilangan segalanya, setidaknya secara finansial..

  1. Skandal Pitbull Poker

Bagi mereka yang baru mengenal poker, Anda mungkin belum pernah mendengar tentang kontroversi seputar Pitbull Poker. Situs ini berjalan dari tahun 2004 hingga 2009. Situs kecil ini terkenal sebagai tempat penyalahgunaan bonus, banyak superuser ditemukan di situs tersebut. Setidaknya tiga akun superuser ditemukan di situs itu dan ada beberapa contoh kasus pemotongan pot.

Inilah 3 Skandal Poker Online Terbesar yang Pernah Terjadi

Pitbull Poker ditutup untuk selamanya pada 29 September 2009 ketika karyawan di kantor Kosta Rika diminta untuk mengambil cuti malam dalam rangka pemeliharaan gedung. Beberapa orang menjadi curiga dan kembali ke kantor untuk menemukan pemilik situs memuat semua barangnya kedalam truk. Ada laporan bahwa polisi Kosta Rika ikut terlibat, tetapi tidak pernah ada yang pernah mengetahui realitanya. Tidak diketahui saat ini berapa banyak uang yang sebenarnya diambil oleh situs itu dari para pemain tetapi situs tersebut masih berfungsi sebagai kisah peringatan tentang hari-hari gelap dunia poker online

Artair | August 3, 2018 | 0 | Artikel

Related Posts